11 Tips Cerdas Memilih Skincare untuk Fungal Acne Bagi Pemula

Cantik Sehat – Skincare untuk fungal acne adalah produk perawatan kulit wajah yang mempunyai masalah seperti jerawat, namun disebabkan oleh jamur. Jamur yang menyebabkan kondisi tersebut adalah jamur Malassezia yang tumbuh secara berlebihan di folikel rambut. Nama lain fungal acne selain jerawat jamur yakni, Pityrosporum folikulitis atau Malassezia folukilitis.

Kondisi fungal acne pada umumnya tumbuh di wajah, namun tidak jarang pula di bagian kepala, bahu, dada, dan punggung. Penting untuk segera mengatasi dengan skincare untuk fungal acne agar tidak mengalami keterlambatan dalam penanganan. Bentuk fungal acne seperti bentuk jerawat pada umumnya, namun berukuran lebih kecil seperti komedo putih dan memiliki rasa gatal. Banyak orang yang terkecoh hal tersebut.

skincare untuk fungal acne

Inilah Tips Memilih Kandungan Skincare untuk Fungal Acne yang Tepat

Banyaknya produk perawatan menjadikan harus cerdas dalam memilih  kandungan skincare untuk fungal acne yang dirasa cocok untuk kondisi kulit wajah. Setiap orang memiliki kondisi wajah yang berbeda satu dengan yang lainnya. Penting untuk memberikan perawatan yang sesuai dengan permasalahannya. Berikut tips memilih kandungan produk skincare yang khusus mengatasi fungal acne pada wajah.

1. Sulfur

Sulfur banyak digunakan untuk mengatasi kulit berjerawat, berminyak, dan kulit gatal. Sulfur banyak direkomendasikan oleh para dokter karena mampu menangani permasalahan tersebut. Kandungan sulfur dengan mudah ditemukan pada berbagai produk skincare, seperti sabun wajah, krim oles, dan berbagai bentuk perawatan lainnya. Sulfur pada umumnya mudah ditemukan pada skincare untuk fungal acne.

2. Asam Salisilat

Asam salisilat dengan mudah ditemukan di berbagai produk skincare untuk fungal acne dan bruntusan. Asam salisilat mengandung anti jamur yang baik yang dibutuhkan tubuh untuk melawan jamur, bakteri yang jahat. Selain itu juga mampu mengurangi penumpukan folikel rambut yang rentan menjadi penyebab munculnya jerawat.

3. Tea Tree Oil Dan Witch Hazel

Tea tree oil atau minyak pohon teh dan witch hazel mampu memberikan efek yang baik untuk kulit wajah. Kandungan tersebut dengan mudah ditemukan pada skincare untuk fungal acne. Pertumbuhan jamur akan mudah diatasi karena sifatnya yang anti bakteri dan anti mikroba. Penggunaan kandungan tea tree oil dan witch hazel sebaiknya diuji coba pada bagian yang tertutup terlebih dahulu. Hal tersebut ditakutkan alergi.

Penggunaan tee tree oil dan witch hazel dapat diganti dengan ekstrak madu dan teh hijau apabila memiliki alergi. Alergi pada zat tertentu umum terjadi dan hal tersebut tidak dapat dipaksakan, karena dapat berakibat fatal. Dengan kata lain dapat diubah dengan menggunakan bahan yang memiliki fungsi sama seperti tee tree oil dan witch. Baca juga Ketahui Penyebab dan 8 Cara Menghilangkan Fungal Acne.

4. Pelembap Tanpa Minyak

Memiliki kondisi wajah yang mengalami fungal acne tetap membutuhkan pelembap untuk melembapkan kulit wajah. Pada umumnya orang yang menggunakan produk skincare untuk fungal acne akan mengalami kulit kering dan iritasi. Penggunaan pelembap sangat dianjurkan agar wajah dapat kembali seimbang. Sebaiknya pilih jenis pelembap yang memiliki kandungan anti minyak.

Pastikan sebelum membeli pelembap untuk melihat kandungannya terlebih dahulu. Dapat dengan mudah Anda temukan skincare untuk fungal acne female daily yang dijual secara bebas. Selain itu logo BPOM dan kandungan yang aman harus menjadi prioritas juga dalam memilih produk. Kulit wajah yang terjaga kelembapannya menjadikan kulit terhindar dari fungal acne.

5. Hypoallergenic

Hypoallergenic adalah label produk yang menandakan tidak mudah menyebabkan alergi. Lebih aman dalam memilih skincare untuk fungal acne yang berlabel hypoallergenic. Hal tersebut tentu tidak akan menimbulkan kecemasan dalam penggunaannya. Produk yang telah berlabel tersebut juga mampu menenangkan kulit yang gatal dan kemerahan yang disebabkan adanya reaksi jamur, atau bakteri.

6. Pyrithione Zinc Atau Selenium Sulfide

Kandungan pyrithione zinc atau selenium sulfide pada umumnya ditemukan pada produk sampo anti ketombe. Namun kandungan tersebut juga berfungsi sebagai zat unfuk mengatasi fungal acne. Tak heran jika Anda akan mudah menemukan kandungan tersebut pada skincare untuk fungal acne. Penggunaan produk dengan kandungan ini seminggu sekali atau sesuai dengan petunjuk pemakaian pada kemasan.

7. Hindari Kandungan Benzoid Peroksida

Benzoid peroksida umumnya digunakan untuk mengatasi jerawat. Di sisi lain pada kasus ini, Anda justru harus memilih jenis skincare untuk fungal acne yang tidak mengandung benzoid peroksida. Alasannya kandungan benzoid peroksida serta asam lemak pada asam laurat, asam linoleat, dan minyak kelapa justru menyebabkan kulit menjadi kering.

8. Lembut Di Kulit

Kandungan yang harus ada pada skincare untuk fungal acne yang tidak kalah penting harus menjadikan kulit menjadi lembut. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kondisi kulit agar terhindar dari infeksi jamur atau bakteri. Selain itu penting memilih produk yang mampu menjaga keseimbangan mikrobiota yang baik untuk tubuh. Pada dasarnya beberapa mikroba yang baik juga dibutuhkan untuk menjadikan kulit lembut.

9. Hindari Produk Yang Lengket

Pengunaan produk yang memiliki bahan oklusif lebih baik dihindari. Bahan yang cenderung lengket tersebut akan memudahkan fungal acne berkembang dengan baik. Berbeda dengan produk oklusif yang cara bekerjanya mengunci kelembapan pada kulit. Selain itu menjadikan lapisan di atas permukaan kulit untuk mencegah water loss.

Produk oklusif pada umumnya menyebabkan rasa lengket pada kulit yang mana sejatinya dikhususkan untuk jenis kulit kering. Contoh produk oklusif dengan mudah ditemukan pada petroleum jelly, petrolatum mineral oil, dimethicone, dan beeswax. Setiap jenis kulit tentu membutuhkan kandungan yang berbeda, seperti halnya pada kasus kulit yang memiliki fungal acne.

10. Hindari Oil Based Cleanser

Pembersih wajah adalah tahapan awal dalam melakukan perawatan. Apabila memiliki permasalahan kulit wajah fungal acne. Penting untuk menghindari jenis oil based cleanser. Secara umum kulit berjerawat tentu akan memproduksi minyak berlebih. Jika kandungan pembersih tesebut mengandung minyak, dikhawatirkan akan semakin parah. Untuk itu pilih kandungan skincare untuk fungal acne yang jelas keamanannya.

11. Pakai Produk Ketokonazole

Ketokonazole adalah senyawa aktif yang berfungsi sebagai obat untuk mengatasi infeksi jamur agar tidak meradang semakin parah. Penggunaan ketokonazole sebagai pelengkap dan memaksimalkan penanganan pada masalah fungal acne. Penggunan senyawa aktif tidak boleh dilakukan setiap hari, cukup seminggu dua kali atau sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan produk.

Tidak perlu cemas memiliki permasalahan fungal acne. Sejatinya penanganan yang tepat akan menjadikan kulit wajah sehat seperti yang orang harapkan. Mulailah mengenali jenis kulit Anda agar tidak salah memakai produk skincare. Seperti halnya pada kulit kering, normal, berminyak, atau kombinasi. Penggunaan produk luar maupun produk lokal untuk fungal acne secara rutin akan memberikan hasil memuaskan.

Skincare untuk fungal acne akan bekerja secara maksimal apabila tumbuh kesadaran dari diri sendiri untuk merawat. Menggunakan berbagai produk tentu harus diteliti terlebih dahulu sebelum menggunakan, agar hasilnya tepat sasaran sesuai dengan permasalahan kulit. Semoga informasi memilih berbagai kandungan untuk skincara di atas, khususnya fungal acne dapat bermanfaat untuk semua.

Originally posted 2020-10-27 21:12:46.

Tinggalkan komentar